CaraPemesanan; Hubungi Kami; Pusaka Berkhodam. Keris Nogo Sosro Berkhodam. Admin Khodam 10 Maret 2021 Pusaka Berkhodam Keris Nogo Sosro Berkhodam Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera semoga hanya kebaikan yang menyertai kita semua . . Salah satu benda bertuah yang paling banyak di cari adalah keris nogososro, kebanyakan yang mencari keris
Amalankeris nogo sosro.Karena beliaulah salah satu cicitnya yang pantas untuk membawa dan merawat keris nogo sosro ini. Kakek ku dulu pernah memiliki keris nogososro selama beliau masih hidupnamun telah diberikan kepada orang karena sudah tak dibutuhkan lagikarena dulu keris tsb digunakan untuk melwan para penjajahkeris ini berwujud naga yang sangat besarkeris ini sangat berbahaya true story
Tag belanda kembalikan keris diponegoro, cara menggunakan keris nogo siluman, harga keris nogo siluman, historia keris diponegoro, keris bondoyudo, keris diponegoro, keris diponegoro dikembalikan, Keris Naga Siluman Luk 9 Ngemut Emas Original Asli Sepuh Kuno, keris nogo rojo, keris nogo siluman kecil, keris nogo siluman luk 9, keris nogo sosro
CaraMenggunakan Pusaka Keris Nogo Sosro Kecil . Pusaka Keris Nogo Sosro Kecil keramat ini biasa di simpan di tempat yang aman bersama dengan kantong yang di berikan,selain itu mustika bisa juga di bawa beraktifitas dalam keseharian anda tentunya dijaga agar tidak jatuh/hilang. Agar wasilah / manfaat yang terkandung dapat maksimal sesekali
caramenggunakan keris nogo sosro untuk memikat cewek adalah salah satu artikel yang paling banyak dicari dan diminati oleh banyak orang. Setiap orang mempunyai alasan dan kebutuhan tersendiri mengapa mencari artikel cara menggunakan keris nogo sosro untuk memikat cewek di internet.
Menurut Primbon Jawa, keris Nogo Sosro adalah salah satu keris paling sakti yang dibuat pada zaman Majapahit dan dipercaya memiliki pewaris, salah satunya yaitu kelahiran weton Kamis Kliwon. Primbon Jawa mengungkapkan bahwa weton Kamis Kliwon ini merupakan weton dengan keistimewaan yaitu sebagai weton yang sakti. Tak hanya itu, dijelaskan pula dalam Primbon Jawa bahwa weton
XrwA. Kegunaan Keris Nogo Sosro Sabuk Inten Tertua AsliKeris pusaka nogo sosro luk 13 ini bertahtakan emas. Dihasilkan pada jaman kerajaan Majapahit, masa pemerintahan Prabu Brawijaya V 1466 – 1478. Pembuatnya yaitu Pangeran Mpu Sedayu Mpu Supa Mendagri/Mpu Pitrang. Sang mpu yang sudah sukses menunaikan tugas untuk membawa kembali keris Kyai Ageng Puworo atau Kyai Sengkelat, menerima penghargaan berupa sebuah tanah perdikan di daerah pesisir utara Gresik yang kemudian dikenal kemudian hari sebagai daerah bernama Sedayu. Juga menerima gelar kebangsawanan Pangeran yang berasal dari Sedayu Pangeran Sedayu beserta seorang Puteri Nogo Sosro yaitu Pusaka milik kerajaan majapahit, Pusaka keris nogo sosro sabuk inten ini tenar sungguh-sungguh ampuh dan sakti yang mempunyai khodam bernama Kyai Nogo Sosro ini, juga mempunyai khasiat dan kegunaan keris nogo sosro sebagai berikut Pembawa berkah Kerezekian Kewibawaan KeselamatanSejarah Keris Pusaka Keris Nogo SosroKeris Pusaka Luk 13 Keris Nogo Sosro ini bertahtakan warna emas, dibuat pada zaman kerajaan Majapahit, masa pemerintahan Prabu Brawijaya V 1466-1478.Pembuat Keris Nogo Sosro yaitu Pangeran Mpu Sedayu Mpu supa Mendagri atau Mpu Pitrang.Sang Mpu yang sudah sukses menunaikan tugas untuk membawa kembali keris Kyai Ageng Puworo atau Kyai Sengkelat, menerima penghargaan berupa sebuah tanah perdikan di daerah pesisir utara Gresik yang kemudian dikenal sebagai daerah bernama Sedayu. Juga menerima gelar kebangsawanan Pangeran yang berasal dari sedayu Pangeran Sedayu beserta seorang Puteri telik sandi Kerajaan Majapahit, sang Adipati Blambangan bermaksud mengadakan pemberontakan kepada kerajaan Majapahit. Maka untuk menumpas pemberontak yang mungkin sewaktu-waktu menyerbu ke kota Raja, Sang Prabu sudah menyiapkan daya tandingan dengan Keris Semar Mesem yang sangat Mpu juga dikerahkan untuk membuat bermacam variasi senjata perang yang dipimpin salah satunya mustika Kol Buntet Oleh Mpu Domas. Sang Prabu juga minta kepada Mpu Supa agar dibuatkan sebilah keris bertuah yang dapat meredam 1000 variasi bencana yang dapat terjadi di Mpu pun memohon kepada Ilahi Ilahi Ilahi Ilahi, dan dia menerima petunjuk beruapa gambaran wujud sebilah keris dengan dapur Nogo Naga yang mempunyai 1000 sisik. Maka dibuatlah sebilah keris Pusaka Nogo Sosro dengan 1000 sisik bertahtakan emas dengan luk Naga tidak bermahkota, Luk menganggah pada gandik, tubuhnya melenggok mencontoh jumlah belahan luk, Ekor naga yang ujungnya terdapat wujud bupu terletak pada ujung keris. Keris Nogo Sosro yang mempunyai 1000 sisik emas dan bersabuk Intan Berlian ini mempunyai Khasiat untuk meredam seribu bencana dari bermacam penjuru wilayah hati Sang Prabu dan akibatnya keris itu juga menjadi salah satu Keris pusaka satu satunya kerajaan Majapahit.
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID 6yh7Ff7PiLm3FOEos0Sy9oGhw4xA-i10WYxl2mfPHQObEwW31cxgPg==
Pusaka keris nogo sosro menurut keyakinan sebagian masyarakat jawa dan masih terjaga sampai saat ini, seorang petinggi kerajaan tidak akan langgeng mendiami kursinya apabila tanpa didukung piandel serta pusaka-pusaka dengan khasiat dan fungsi yang ampuh. sejauh mana bukti dari keyakinan ini? bagi mayoritas masyarakat di indonesia, khususnya jawa, ini bukan keadaan abnormal lagi. keyakinan yang tidak diketahui asal usulnya itu menjadi sesuatu keharusan untuk setiap pemimpin apabila tidak mau tahtanya lekas jatuh. yang tentu, ini enggak cuma sejarah para raja serta baginda di era kemudian, tapi para elit ketatanegaraan kini juga lagi melimpah yang menyakini daya alias afwah pusaka-pusaka ajaib atas beragam bentuknya. Ada yang beranggapan, kalau peninggalan pusaka yang mendukung melenggangkan kekuasaan kepala negara adalah kegunaan keris nogo sosro dan sabuk inten kecil di tanah jawa, yang digambarkan dapat melalap alam kahyangan apabila beliau berkecamuk. tidak bingung, biar kurun telah sedigital ini lagi banyak politikus yang hadir ke individu cerdas untuk berburu peninggalan ini atas biaya, kondisi, serta risiko apapun. terlebih, terdapat yang berani membeli dengan harga miliaran rupiah, akan tetapi faktanya, tidak gampang buat mendapatkan peninggalan dan cara menggunakan keris nogo sosro yang asli. keris ini konsisten misterius keberadaannya. keris nagasasra benar ada kerangka belakang ketatanegaraan yang lekat, terpenting dalam hubungannya atas alternasi kepemimpinan kerajaan demak bintoro di era dahulu. dalam riwayatnya, keris nogososro adalah antaran dari sultan trenggono buat memastikan calon penggantinya. karena terdapat sanak keluarga dinasti rumpun yang dipandang ada daya serta keberterimaan yang serupa buat mendiami bangku kepemimpinan sehabis beliau wafat. dalam asal usul dinyatakan kalau dua keluarga kerajaan demak yang ada angin buat jadi atasan sesudah sultan trenggono ialah keluarga sidolepen yang dimulai sama aryo penangsang, dan keluarga trenggono berakar dari kasus itu, sehingga para orang tua menasihati pada baginda trenggono buat membeli keris nogososro, selaku peninggalan harapan sekalian selaku media kejuaraan, yang kurang lebih bermuatan siapa yang bisa menggenggam alias memiliki keris itu, dialah yang berkuasa menduduki tahta. nyatanya kejuaraan itu dimenangkan sama joko tingkir alias hadiwijoyo, anak ambil baginda trenggono. dari ketika itu, cara merawat keris nogo sosro jadi babad masyarakat. berdasarkan babad, peninggalan ini luang luput dari istana dan jadi rebutan para cempiang tanah jawa. dampak luput keris nogososro pada durasi itu di semua negara demak bintoro guncang. lantaran, kraton cemas peninggalan yang amat efektif itu jatuh ke lengan orang yang enggak bertanggungjawab. akan tetapi untungnya, berdasarkan usaha salah seorang punggawa negara demak yang kondang ajaib dan adib adiluhung, peninggalan itu bisa ditemui balik. orang yang berjasa agung itu berjulukan mahesa jenar, yang adalah ahli seperguruan kebo kenongo alias ki ageng pengging, sekalian anak buah kinasih pangeran hanyaningrat. dalam satu babad, peninggalan nagasasra kebanyakan senantiasa disandingkan atas dua keris lagi ialah, ban inten dan sengkelat, ban inten buat perbawa, lagi sengkelat buat kamukten. akan tetapi dari sekian keris yang terdapat, manfaat keris nogo sosro tidak terdapat yang bisa menandinginya. atas sawabnya, kekuatan peninggalan yang lain bisa tergencet, terlebih luput serupa sekali. asal ajakan keris nogo sosro, diriwayatkan keris nogo sosro terbuat sama hulu supo mandrani, yang berjiwa pada kurun negara majapahit. tapi model lain menuturkan kalau peninggalan ini, seperti atas namanya, terwujud dari lidah sesosok insan berupa i beludak dragon yang amat ajaib. namanya, nogososro. maka, pada kurun dulu, seorang adam ajaib ampuh berjulukan manggir melambung memakai selembar karpet ambal meninggalkan tanah kelahirannya dari baqhdad. beliau berencana melaksanakan ekspedisi menuju satu buah pulau yang dibuat dari reruntuhan gunung himalaya dan berbentuk serupa naga . pulau itu tidak lain dan tidak enggak ialah pulau jawa. kehadiran manggir di pulau jawa berbarengan atas turunnya arca al-atha dari india. kehadiran arca ini diiringi gegana kemupus dan faksi orang yang memujanya. dan berbarengan juga atas itu, berlangsung insiden alam ialah eklips baskara keseluruhan. sehabis sebagian lamban bercokol di pulau jawa, manggir dihadapkan pada sesuatu bukti kalau di lokasi yang anyar ini ada melimpah sekali gunung berkobar, yang bila aja dapat meletus dan melenyapkan penduduknya. karna itulah manggir beragan buat melaksanakan bertapa brata, dengan tujuan mengademkan gunung berkobar yang terdapat di pulau ini. saya bakal pergi ke salah satu gunung berkobar di pulau ini buat berkhalwat. apabila andaikan terdapat keturunanku yang mau berjumpa, perintah beliau mencariku ke situ, catatan manggir pada istri raja perangin angin, isterinya. seorang juga tidak terdapat yang memahami, di gunung berkobar yang mana sesungguhnya manggir berkhalwat. penyebab di tanah jawa ini, gunung berkobar terdapat puluhan jumlahnya. karna itu, sampai masa ini konsisten misterius. dikisahkan, manggir berkhalwat hingga ratusan tahun lamanva hingga mimpikan, beliau bisa mengantarkan rohnya buat sesekali menemani isterinya, sehingga suatu kala, istri raja perangin-angin berisi. bila suamiku memiliki gunung dan darat, sebaliknya saya administrator laut selatan, hendaknya anakku berdaulat berdasarkan keduanya, berkah istri raja pada sesuatu hari dengan mengelus-elus perutnya yang lagi berbadan dua agung. karna merasa amat malu, manggir berat ekor melegalkan nogososro selaku buah hatinya. akan tetapi beliau enggak dengan cara berterus terang menerangkan keadaan itu, tetapi atas satu buah akal. disuruhnya nogososro membelitkan badannya ke sekitar gunung tempatnya berkhalwat. atas catatan, bila ekornya dapat mengawai kepalanya, sehingga beliau bakal diakui selaku buah hatinya. faktanya, kepala dan akhir nogososro enggak dapat saling mengawai, walaupun sebahagian badannya sudah masuk ke dalam gunung karna kuatnya beliau melingkari. dengan melimpahkan air mata, nogosoro kemudian menganjurkan lidahnya biar bisa mendekati akhir. usahanya ini sukses. tapi manggir enggak dapat menadah bukti itu. beliau berpendapat kalau nogososro telah melakukan bengkok. manggir mencabut kerisnya, setelah itu menebang lidah buah hatinya. apa yang berlangsung? benar luar lazim! lidah nogososro yang terpenggal melontarkan api serupa cemeti dewa yang amat azmat. mendadak pulau jawa bergoncang atas hebatnya. akhirnya, komponen timur pulau jawa terpenggal-penggal jadi pulau-pulau minim. dan pulau jawa yang tadinya berupa mendekati seekor i beludak dragon, masa ini beralih jadi serupa gembong. seperjalanan atas itu, nogososro yang sangat kaget atas aksi bapaknya yang sudah menyudahi lidahnya, bersama merta mencengkeram lereng gunung sekuat-kuatnya dengan membekukan kemarahan dan rasa sakit. akhirnya, gunung lokasi manggir melaksanakan tapabrata meletus dengan teramat azmat. sedemikian itu dahsyatnya dentuman itu sehingga semua klimaks gunung bersama dasarnya terlempar ke laut selatan, dan bolongan bekasnya setelah itu terisi air laut, membangun satu buah teluk atas daya lebih dari 5 kilometer. teluk itu yang setelah itu diketahui atas julukan teluk bandar istri raja. selagi itu manggir dan nogososro, keduanya luang terpelanting ke angkasa. namun karna aji-aji mereka tidak terdapat yang mendapati cidera dan jika sedikitpun. walaupun begitu, karna mereka cair bersama-sama awan panas dan batu, masa ini badan aba dan anak itu beralih bangun dengan cara keseluruhan. manggir rnenjelma jadi arca batu, yang sering-kali beralih lokasi dari satu gunung ke gunung yang lain. selagi itu, nogososro yang tubuhnya amat agung dan jauh, jadi dragon batu yang terbabar sampai ketika ini. begitu juga tangannya yang mencengkeram gunung berkobar lokasi manggir bertapa, hingga kini masih dapat diamati. atas adanya peralihan bangun tersebut, ancaman dari lengan kanan nogososro benar sudah berselang. tapi ancaman dari lidahnya yang terpenggal, masih mempengaruhi orang hingga ketika ini. kabarnya, lidah yang buntung itu turun bersama-sama cemeti dewa liwe muser, lokasi pertemuan lima buah bengawan. akibatnya di lokasi itu rnenjelma ceruk yang dalamnya mendekati lima baur ampel lebih. selagi tanah disekitar bengawan rekah-rekah, membangun lima buah goa. di lokasi itulah lidah nogososro berubah jadi sebilah keris berupa lidah dragon, dibuat dari metal yang enggak diketahui sama siapapun. buat menenteramkan lidah nogososro, manggir yang masih berkhalwat di berdasarkan belakang buah hatinya yang sudah menjadi gunung batu di bandar istri raja, lalu menaikkan berkah. beliau berambisi senantiasa terdapat orang yang mengiring jalannya lidah tersebut. dan bisa menghentikan akibat-akibat jelek yang ditimbulkannya. tutur seorang sidik pandai, apabila suatu ketika anda melaksanakan liburan ke pelabuhan istri raja, janganlah kurang ingat melihat ke puncak gunung jayanti. tuturnya, itu sebenarnya ialah kepala nogososro. apabila ahli akarasa mau memandang lengan kanan si dragon, dapat hadir ke goa gedong merjan halaman srimegan dari patugurun. akan halnya lokasi putusnya lidah nogososro luk 13, persisnya di bengawan cimandiri kini, di sesuatu lokasi yang dikenal bagbagan. dari kedua model cerita di berdasarkan, atas asal-usul keris nogososro tertua, manakah yang betul? entahlah! yang nyata, peninggalan nogososro sampai kini melimpah dikejar orang dengan harga tinggi, terpenting para administratur. tapi, pasti aja tidak acak orang yang bisa memilikinya. terlebih kabarnya, peninggalan ini hanya dapat diperoleh sama mereka yang amat berjodoh buat memilikinya. Ular naga mini selaku mahluk yang ada karma bagus dan sudah mendekati pembinaan kehidupan kebatinan babak definit, karna mereka sudah melatih pembinaan kebatinan yang amat lamban. pendapatan kebatinan yang lamban ini melahirkan suku dragon mencapai bantuan dan domisili yang agung. pendapatan dan karma bagus yang dipunya suku dragon, melahirkan melimpah dragon yang memperoleh giliran buat mengabdikan dirinya dengan cara langsung selaku ajudan dan beking buddha, bhodisatva, dan para mahluk bersih lainnya. kerap anda memandang ilustrasi bodhisatva kwan-im lagi berdiri diatas dragon yang mengantarkan kemana si betari pergi. Naga runting ada beragam bagai suku bangsa yang berbeda-beda, dan tiap suku bangsa terbelah dalam dua kelamin ialah adam dan perempuan. dimana dragon adam ada cula yang melabu dibagian atasnya, tapi dragon perempuan ada cula yang lebih langsing dan terkadang berkurang dibagian atasnya. tidak cuma itu dragon adam ada janggut yang bersinar-sinar serupa dur di dagu dan pada lehernya. dan dragon perempuan bakal kelihatan berlainan pada rupa hidungnya, yang lebih lurus. dagu dan lehernya enggak ada janggut.
Keris Nogo – Keris Nogo Sosro merupakan salah satu dhapur Keris Naga yang paling populer dan sangat legendaris sehingga banyak diburu oleh para penggemar dan kolektor Tosan Keris ini sangat indah, ber-luk 13 dengan ciri khas gandhik berbentuk kepala Naga memakai mahkota narpati lengkap dengan badan utuh bersisik yang menghiasi sepanjang bilah Keris dari pangkal sampai ujung kebanyakan Keris Nogo Sosro juga dihiasi kinatah emas serta pada bagian mulut Naga yang menganga seringkali disumpal dengan butiran emas atau batu ini banyak dicari oleh para penggemar dan kolektor Tosan Aji karena merupakan sebuah kebanggan jika dapat memiliki koleksi Keris Nogo Sosro yang asli dan ini juga banyak dicari oleh para pemimpin dan para pejabat tinggi untuk dijadikan sebagai ageman atau piandel karena menurut kepercayaan masyarakat Jawa, konon seorang pemimpin tidak akan dapat bertahan lama menduduki singgasana kekuasaannya tanpa didukung dengan ageman/piandel berupa pusaka-pusaka satu pusaka yang dipercaya memiliki tuah paling ampuh untuk menopang kekuasaan adalah Keris Nogo kebanyakan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa, hal ini di anggap lumrah dan sudah menjadi kepercayaan turun temurun dari jaman dahulu, bahkan sampai sekarang dijaman yang sudah serba modern dan canggih ini masih banyak yang meyakini bahwa seorang pemimpin harus memiliki pusaka untuk memangku kekuasaanya agar tidak cepat runtuh dan memiliki wibawa yang besar dimata rakyatnya atau orang-orang yang bukan hanya cerita tentang para Raja dan Sultan di masa lalu saja, karena pada kenyatannya para pemimpin dan para pejabat tinggi Negeri ini sampai sekarang masih banyak yang memiliki ageman berupa benda-benda pusaka seperti Keris, jimat atau yang lainnya, karena mereka percaya dengan memiliki pusaka sebagai piandelnya maka apa yang menjadi tujuannya akan lebih mudah jika melihat dari fakta sejarah, memang kenyataannya sampai saat ini hanya orang-orang keturunan Jawa saja yang dapat memimpin Negeri ini dalam waktu yang lama, dan rata-rata dari mereka pasti memiliki Keris atau benda pusaka lainnya, entah hanya sebagai koleksi atau memang dijadikan sebagai ageman/ kalangan para penganut spiritual Kejawen, ada sebuah kepercayaan bahwa pusaka paling sakti yang bisa membantu melanggengkan kekuasaan setingkat Raja atau Pimpinan Negara adalah Keris Nogo Sosro, karena Keris yang di anggap sebagai Rajanya pusaka ini memang dibuat khusus untuk kewibawaan seorang Raja dan untuk Nogo Sosro pertama kali diciptakan oleh Pangeran Sedayu Empu Supo Mandrangi atas titah dari Prabu Brawijaya karena pada saat itu Kerajaan Majapahit sedang dalam keadaan genting dan mencekam akibat banyaknya pemberontakan dan bencana untuk meredam pagebluk tersebut Prabu Brawijaya memerintahkan Empu Supo Mandrangi untuk membabar sebilah Keris pusaka yang bermotifkan Naga dengan 1000 sisik yang memiliki makna bahwa pusaka tersebut merupakan perlambang kekuatan untuk menolak dan membentengi Kerajaan dari 1000 macam bencana dan Sosro juga merupakan simbol kepemimpinan yang adil dan bijaksana, maknanya bahwa Naga yang merupakan simbol kekuasaan harus mampu mengayomi rakyatnya dari semua kalangan, suku, agama dan dari berbagai latar belakang tanpa pandang bulu yang disimbolkan dengan sisik butiran emas atau batu mulia yang sering digunakan untuk menyumpal mulut Naga dimaksudkan untuk meredam aura panas dari Keris makna sesungguhnya dari emas atau batu mulia yang disumpalkan di mulut Naga adalah sebagai simbol agar segala sesuatu yang keluar dari mulut seorang pemimpin hendaknya adalah sesuatu yang baik atau mulia, karena ucapan seorang Raja merupakan Jawa mengenal ungkapan yang berbunyi "Ajining diri soko kedaling lati", artinya kehormatan diri seseorang berasal dari ucapan atau dihubungkan dengan sifat-sifat kepemimpinan, pesan yang tersirat yaitu bahwa sabda seorang pemimpin tidak boleh berubah-ubah Sabdo pandito ratu tan keno wola-wali.Dengan demikian, kemulian seorang pemimpin tercermin dari kemampuannya untuk menyelaraskan antara perkataan dengan keterampilan dan kesaktian Empu Supo Mandrangi, maka terciptalah sebilah Keris pusaka yang bentuknya sangat indah yang dinamakan Keris Nogo Nogo Sosro bukanlah Keris biasa seperti kebanyakan Keris pusaka lainnya. Konon Keris ini mewakili wahyu/pulung kekuasaan karena orang yang dapat memiliki Keris Nogo Sosro yang asli berarti orang tersebut ketempatan wahyu/pulung Nogo Sosro bukan merupakan ageman untuk orang biasa, tapi merupakan pusaka untuk memangku sebuah Negara. Jadi hanya seorang pemimpin Negara atau calon pemimpin Negara saja yang dapat tentunya hanya Keris Nogo Sosro yang asli saja yang memiliki tuah sehebat itu, bukan Keris berdhapur Nogo Sosro yang dibuat sebagai souvenir atau yang dibuat hanya menonjolkan sisi keindahan seninya saja tanpa melalui ritual membuat Keris Nogo Sosro dengan detail ukiran yang indah sekaligus memiliki sisi isoteri yang kuat bukanlah pekerjaan mudah karena memerlukan konsentrasi tingkat tinggi dan waktu yang sangat lama agar bisa tercipta Keris Nogo Sosro yang sang Empu harus membagi konsentrasinya untuk membuat detail ukiran pada bilah Keris dan juga untuk memperkuat sisi isoterinya. Tentunya hal itu hanya bisa dilakukan oleh Empu-Empu linuwih yang sudah kehebatan dan keampuhannya itulah yang menjadikan Keris Nogo Sosro banyak diburu oleh orang-orang yang haus akan kekuasaan, mereka lupa bahwa wahyu/pulung kekuasaan tidak bisa dicari, karena wahyu/pulung kekuasaan hanya akan datang pada orang-orang terpilih saja isi kang nggoleki wadah, dudu wadah kang nggoleki isi.Dari kepercayaan itulah kemudian banyak orang yang datang kepada paranormal dan para praktisi supranatural untuk mencari Keris Nogo Sosro meskipun harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit sebagai kebanyakan Keris Nogo Sosro yang ada saat ini merupakan Keris buatan baru yang tidak memiliki tuah apapun karena Keris tersebut rata-rata dibuat oleh pengrajin Keris tanpa melalui ritual kadang meskipun Keris baru/kamardikan ada juga yang garapnya sangat halus dan rapi, bahkan ada yang menggunakan material dari Keris-Keris tua yang dilebur dan diproses kembali menjadi Keris baru serta memakai kinatah emas asli. Jika sudah di proses, maka Keris baru tersebut akan sangat mirip dengan Keris meskipun bentuknya sangat indah dengan detail ukiran rapi dan berkinatah emas murni, tapi Keris Nogo Sosro buatan baru Kamardikan tidak memiliki perbawa sama sekali, terkesan anyeb dan tidak dengan Keris-Keris dhapur Naga sepuh yang rata-rata memiliki perbawa sangat besar dan terkesan angker wingit.Keris Nogo SosroAmbisi untuk memiliki Keris Nogo Sosro seringkali membuat orang keblondrok membeli Keris Nogo Sosro baru atau palsu yang dikatakan sepuh dan asli dengan nilai mahar yang sangat peminat Keris Nogo Sosro yang kebanyakan merupakan orang-orang kelas atas, kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dengan memesan Keris dhapur Nogo Sosro baru kepada para pengrajin Keris lalu diproses lagi sedemikian rupa agar terlihat seperti Keris sepuh dan dijual dengan harga yang penipuan seperti ini sudah ada sejak lama dan sampai sekarang masih tetap berlangsung karena keuntungan yang didapat dari bisnis ini memang sangat Keris Nogo Sosro termasuk dhapur Keris langka, karena pada jaman dahulu hanya para penguasa saja yang bisa memiliki Keris ini sehingga jumlahnya sangat sebaiknya lebih berhati-hati jika ingin membeli Keris Nogo Sosro yang dikatakan asli dan sepuh, apalagi jika nilai maharnya terbilang sampai sudah mengeluarkan banyak uang untuk meminang Keris Nogo Sosro sepuh tapi malah mendapatkan Keris baru/ tidak masalah untuk mengkoleksi Keris baru/kamardikan karena banyak juga Keris-Keris buatan baru yang garapnya bagus dan mengikuti pakem, asalkan antara sipenjual dan sipembeli sudah sama-sama tau dan sepakat. Artinya, bukan Keris baru yang dijual sebagai Keris sedikit informasi tentang filosofi dan tuah ampuh Keris Nogo Sosro yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit bermanfaatTerima kasih
Contoh keris Nogo Sosro milik Komunitas Lar Gangsir, komunitas pecinta keris di Yogyakarta. Foto Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparanKeris Nogo Siluman milik Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro telah pulang ke Indonesia setelah ratusan tahun di Belanda. Banyak pihak yang menganggap keris itu bukan Nogo Siluman, tetapi Nogo Sosro atau Nogo Lar Gangsir, komunitas pecinta keris di Yogyakarta, Nilo Suseno, meyakini keris yang dibawa pulang itu adalah Nogo Sosro lantaran tubuh naga terukir hingga ujung keris. Sementara itu Nogo Siluman hanya menampakkan leher dan kepala naga di dhapur soal keris ini, bagaimana pecinta keris melihat keris-keris dengan nama nogo itu?Kepada kumparan, Nilo memaparkannya. Dia menjelaskan keris yang ber-dhapur naga baik itu Nogo Rojo, Nogo Sosro, Nogo Siluman, atau nogo yang lain itu melambangkan suatu kekuatan."Jadi biasanya kekuatannya sangat besar dari sisi secara istilah esoteris atau secara keris tayuhan," kata Nilo, Kamis 12/3.Dia menjelaskan keris itu menjadi sarana pendukung untuk mencapai cita-cita atau harapan tertentu. Tidak harus penguasa yang memiliki keris itu. Pujangga pun memiliki keris itu untuk menerima Lar Gangsir komunitas pecinta keris di Yogyakarta, Nilo Suseno. Foto Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan"Biasanya cita-cita atau tujuan yang tinggi. Menjadi kekuatan atau daya penguat sang pemilik untuk mencapai tujuan atau cita-cita atau harapan," kata dipegang pejuang, keris itu bisa menjadi penjaga keselamatan serta berperan mengalahkan musuh. Bisa juga untuk menguasai wilayah tertentu yang diinginkan pemilik."Harapannya atau cita-cita itu adalah tujuan yang sifatnya luhur atau tinggi. Misalnya pengetahuan atau pujangga. Dari beberapa catatan dokumen sejarah keris ada beberapa pujangga memiliki keris naga. Konon kabarnya ada yang membawa wahyu," kata Keris Nogo Siluman milik Komunitas Lar Gangsir, komunitas pecinta keris di Yogyakarta. Foto Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparanLalu bagaimana dengan Nogo Siluman? Nilo menjelaskan bahwa bentuk siluman pada dasarnya merupakan kreativitas si empu keris. Namun itu juga bisa menjadi perlambangan."Misalnya Nogo Siluman. Siluman itu perlambang tidak kelihatan. Siluman itu seperti setengah manusia setengah mahluk gaib. Siluman tidak kelihatan, tapi naganya melambangkan power yang besar. Naga itu misalnya mampu membunuh," kata keris ini banyak aspek esoteris. Menurutnya perlu banyak menggali filosofi baik metafisik maupun spiritual dan pengalaman rohani sang Nogo Rojo memiliki perlambangan kedudukan yang sangat tinggi. Kekuasaan yang mencangkup banyak dan kekuatan yang tak Joko Widodo tengah dan Raja Belanda Willem Alexander kanan melihat keris Pangeran Diponegoro disela kunjungan kenegaraan di Istana Bogor. Foto ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan"Semacam harapan simbol doa memiliki keris Nogo Rojo kekuatannya akan memberikan support yang besar," kata Nogo Sosro merupakan perlambangan naga seribu. Jumlah itu tampak dari banyaknya sisik pada tubuhnya. Jumlah seribu itu melambangkan kekuatan yang sangat banyak."Aplikasinya itu atau manfaat akan didapat biasanya bergantung siapa yang pegang. Dari satu pemilik yang dulu ke generasi berikutnya beda profesi misalnya. Jadi kecocokan dan tidak kecocokan," pungkas Nilo.
cara menggunakan keris nogo sosro