14 Membuat Laporan. Penelitian yang baik harus jelas susunannya dan dituliskan secara terperinci dalam laporan. Ini penting agar diakui dan orang lain dapat memahami penelitian yang dilakukan. Demikian 14 langkah-langkah penelitian lengkap. Tidak perlu khawatir, semua langkah tersebut dipelajari dalam bangku kuliah. Berdasarkanpemaparan semua ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa karangan argumentasi merupakan suatu bentuk komunikasi tidak langsung melalui media tulisan yang bersifat memberikan pandanga n dan memposisikan diri untuk meyakinkan orang lain. Proses meyakinkan pandangan yang dituangkan dalam argumentasi adalah dengan cara menghadirkan evidensi atau pembuktian yang relevan dan merupakan FomH. - Penelitian dilakukan atas dasar rasa ingin tahu. Hasilnya pun harus bisa dipertanggungjawabkan keabsahan dan keakuratannya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, penelitian diartikan sebagai kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data secara sistematis dan obyektif, untuk memecahkan masalah atau menguji penelitian menurut para ahli Berikut beberapa definisi penelitian menurut para ahli Suhardjono, dkk Mengutip dari buku Metodologi Penelitian Pendekatan Kuantitatif 2021 karya Abd. Mukhid, dituliskan pengertian penelitian menurut Suhardjono, ialah upaya pencarian informasi untuk memecahkan suatu masalah dengan metode ilmiah. Kerlinger Menurut Kerlinger, penelitian merupakan proses penemuan informasi secara sistematis dan terkontrol yang didasarkan pada hipotesis dan teori. McMillan dan Schumacher Menurut McMillan dan Schumacher, penelitian adalah proses penemuan dan analisis data secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu. Soerjono Soekanto Menurut Soerjono Soekanto, penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berpusat pada analisis, dilakukan dengan sitematis dan konsisten, bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran. Baca juga Penelitian Sosial Definisi dan Ciri-Ciri Ciri-ciri penelitian Dilansir dari situs iEduNote, penelitian memiliki empat ciri dasar, yakni Bersifat sistematis dan logisArtinya penelitian dilaksanakan melalui prosedur atau langkah-langkah yang berurutan. Selain itu penelitian juga harus dibuat secara logis dan tidak memanipulasi hal apa pun di dalamnya. Bersifat ilmiahArtinya hasil penelitian harus bisa dipertanggungjawabkan serta bisa dibuktikan kebenarannya. Maka penelitian harus menyajikan berbagai data atau temuan fakta. Efisien dan bermanfaatArtinya penelitian harus disusun seefisien mungkin dan bisa dipahami oleh banyak kalangan. Selain itu, penelitian juga harus memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan. AnalitisArtinya penelitian harus dilakukan, dibuktikan serta dijelaskan melalui proses metode ilmiah. Hubungan sebab akibat antar variabel juga harus diuraikan dengan jelas dalam penelitian. Sikap peneliti Menurut Sandu Siyoto dan Ali Sodik dalam buku Dasar Metodologi Penelitian 2015, seorang peneliti harus memiliki tiga sikap. Apa sajakah itu? ObyektifPeneliti harus bersikap obyektif. Artinya peneliti harus bisa membedakan mana fakta atau temuan data serta opini atau pendapatnya. Dalam analisis hasil penelitian, peneliti harus menguraikan dengan jelas temuan fakta tanpa menggunakan pendapat pribadi. KompetenPeneliti harus bersikap kompeten. Artinya peneliti memiliki keterampilan untuk melakukan penelitian dengan metode ilmiah serta teknik tertentu. FaktualPeneliti harus bersikap faktual. Artinya peneliti harus mengumpulkan, menjelaskan dan menganalisis temuan datanya berdasarkan fakta yang diperoleh, tanpa menggunakan anggapan atau harapan yang bersifat abstrak. Jenis penelitian Dalam buku Metodologi Penelitian Kesehatan dan Pendidikan 2018 karya Syamsunie Carsel, ada enam jenis penelitian, yaitu Hasil Penelitian Merupakan Upaya Untuk Membuktikan Kebenaran. James mengemukakan bahwa pragmatisme merupakan suatu upaya dalam mempersatukan antara ilmu pengetahuan dengan filsafat sehingga lebih ilmiah dan berguna untuk kehidupan praktis Kemudian ia mengembangkan dan menerapkan ke kehidupan yang kegunaannya menopang kehidupan Kebenaran pada metode yang diterap menggunakan kriteria kebenaran. Konsep Penelitian Ilmiah Dan Langkah Langkah Penelitian from Gambar V0 Perenungan merupakan upaya untuk menemukan nilainilai filosofis yang menjadi identitas Sumber digantjsnwordpresscom Pancasila sebagai sistem filsafat merupakan bahan renungan yang menggugah kesadaran para pendiri negara termasuk Soekarno ketika menggagas ide Philosophische Grondslag Perenungan ini mengalir ke arah upaya untuk. UndangUndang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 bahwa untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai salah satu modal pembangunan nasional perlu dipelihara dan ditingkatkan secara terusmenerus termasuk. Konsep Penelitian Ilmiah Dan Langkah Langkah Penelitian Bab v pancasila merupakan sistem filsafat Statistik Statistikian Uji Epistemologi Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Statistikian adalah website atau blog tempat para peneliti atau para mahasiswa belajar ilmu statistik dan penelitian Kami berupaya untuk membantu anda dengan menyediakan berbagai macam referensi seputar statistik dan penelitian terutama statistik berbasis komputer Kami juga melayani jasa bantuan olah dan analisis data statistik seperti analisis statistik dengan SPSS. Cara Melakukan Uji Keabsahan Data Hasil Penelitian Sebuah penelitian sosial dapat dipertanggungjawabkan kebenaran data dan fakta lapangan apabila dilakukan secara ilmiah. Persiapan, prosedur pelaksanaan hingga penyusunan hasil penelitian harus memenuhi keilmiahan dalam dunia akademik. Hasil penelitian yang telah dilakukan pun harus melalui tahap melakukan validasi hasil penelitian dan agar dapat diuji keaslian dan kebenaran datanya oleh berbagai pihak terkait, maka perlu suatu bentuk upaya pengabsahan hasil penelitian. Untuk menguji keabsahan trustworthiness data diperlukan teknik pemeriksaan. Dalam pelaksanaa teknik pemeriksaan, Moleong 2005324 menawarkan empat kriteria yang dapat digunakan, yaitu keteralihan transferability, kebergantungan defendability, kepastian confirmability, dan derajat kepercayaan credibility.Adapun dalam menguji keabsahaan data hasil penelitian dapat dilakukan dengan cara menerapkan standar derajat kepercayaan credibility atau uji kepercayaan terhadap data hasil penelitian dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut 1. Perpanjangan Keikutsertaan. Hal ini dilakukan agar hubungan antara peneliti dengan narasumber semakin akrab sehingga tak ada lagi informasi yang disembunyikan dan tentunya untuk membuktikan hasil penelitian sebelumnya benar atau tidak. Sehingga dapat meminimalisir atau membatasi kekeliruan biases data peneliti. 2. Meningkatkan Ketekunan/Keajegan Pengamatan. Meningkatkan ketekunan dalam penelitian atau melakukan pengamatan secara terus menerus continue dilakukan untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang diteliti, dengan memusatkan penelitian pada objek penelitian secara rinci dan fokus. 3. Triangulasi Untuk menguji keabsahan data, peneliti juga akan melakukan triangulasi yakni memanfaatkan sesuatu yang diluar objek penelitian untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding. Denzin 1978 dalam Moleong, 2005330, membedakan empat macam triangulasi yakni triangulasi atau penggunaan sumber, metode, penyidik, dan teori. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Artinya bahwa peneliti akan mengecek dan membandingkan berbagai informasi hasil wawancara yang diperoleh dari informen inti dengan informen penguat data maupun dokumentasi dalam waktu dan tempat yang berbeda. 4. Pemeriksaan Sejawat Melalui Diskusi. Pemeriksaan sejawat melalui diskusi atau mendiskusikannya dengan orang lain peer debriefing, yaitu mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan pembimbing dan rekan-rekan sejawat. 5. Analisis Kasus Negatif Melakukan analisis kasus negatif atau menemukan hasil atau data penelitian orang lain yang berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan peneliti itu sendiri. 6. Pengecekan Anggota Melakukan pengecekan anggota membercheck, yakni proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data. Dan jika data yang diperoleh disepakati atau disetujui oleh pemberi data maka data tersebut dinyatakan menerapkan standar dan melakukan enam langkah diatas, harapannya data hasil penelitian yang diperoleh peneliti di lapangan dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya dan dapat diterima oleh semua pihak terkait. Daftar isiPengertian Laporan InvestigasiCiri-ciri Laporan InvestigasiStruktur Laporan InvestigasiContoh Laporan InvestigasiSetelah tadi membahas tentang Jurnalisme Investigasi, sekarang kami akan menjelaskan tentang Laporan pengertian dari Laporan Investigasi? Dan bagaimana cirinya?Pengertian Secara UmumInvestigasi adalah Upaya penelitian, penyelidikan, pengusutan, pencarian, pemeriksaan dan pengumpulan data, informasi, dan temuan lainnya untuk mengetahui/membuktikan kebenaran atau bahkan kesalahan sebuah fakta yang kemudian menyajikan kesimpulan atas rangkaian temuan dan susunan menurut para ahliPengertian dari beberapa pakar dan praktisi, investigasi. atau liputan investigasi dirumuskan seperti di bawah iniSheila Coronel“ Laporan Investigasi adalah membongkar dokumen kemudian mengubah kebijakan publik”Newsday“Memberitakan sesuatu disembunyikan seseorang ”Charnley“Liputan jurnalistik yang dalam dan menyajikan persoalan-persoalan publik atau yang menj adi perhatian publik ”Ciri-ciri Laporan InvestigasiRiset dan reportase yang mendalam serta berjangka waktu panjang untuk membuktikan hipotesis yang wawancara yang mendalam dengan pihak yang berkaitan dengan yang digunakan yaitu metode penyelidikan seperti pihak berwenang. Contohnya dengan melakukan penyamaran atau menggunakan kamera Laporan InvestigasiUntuk menghasilkan laporan yang terperinci, harus melakukan pengamatan, wawancara, dan melengkapi informasi dari berbagai sumber agar diperoleh data yang lengkap. Secara umum struktur teks laporan investigasi adalah sebagai laporan investgasi adalah kepala laporan atau sesuatu yang digunakan untuk menandai laporan investigasi. Judul laporan investigasi merupakan unsur yang memiliki peran penting, tetapi bukan merupakan masalah pokok atau ide laporan. Judul tidak harus ditetapkan sebelum menulis laporan, tetapi dapat ditentukan setelah laporan investigasi dan bahanAlat atau perkakas adalah benda yang digunakan dalam pembuatan teks laporan investigasi. Informasi UmumMerupakan informasi yang bersifat umum dari obyek dari data yang dikumpulkanFakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi nyata keberadaannya. Sedangkan data adalah catatan atas kumpulan adalah pernyataan berisi fakta, pendapat, alasan pendukung mengenai tanggapan suatu objek investigasi. Kesimpulan merupakan pendapat akhir dari suatu uraian berupa investigasi. Dalam Bahasa Indonesia kesimpulan bisa berupa rangkaian kalimat kalimat fakta yang di beri Laporan InvestigasiJudulBagaimana Jagung Berkembang Biak?Alat dan BahanBuku, Alat tulis, dan Buku Referensi atau lainnyaStruktur teksKalimatPenjelasanUmumJagung merupakan salah satu tanaman yang dijadikan bahan makanan pokok di berbagai tempat, juga di Indonesia. Contohnya, penduduk Pulau Madura menjadikan jagung sebagai makanan pokoknya. Jagung merupakan salah satu tanaman penghasil karbohidrat yang sangat diperlukan oleh petani jagung, memulai pembiakan tanamannya dengan menanam biji jagung. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Tanaman jagung akan terus tumbuh menjadi besar. Tiga hingga tiga setengah bulan, buah jagung dapat dipanen oleh petani. Buah jagung yang berbentuk seperti tongkol pada mulanya berupa sekuntum jagung memiliki helai-helai rambut halus pada bagian ujungnya. Pada helai rambut tersebut terdapat tepung sari. Tepung sari akan terbang terbawa angin, ketika angin bertiup. Tepung sari yang terbawa angin, sebagian akan jatuh di kepala putik yang terletak di bagian bawah bunga pada pohon jagung yang lain. Ketika itulah terjadi jagung tersebut terus berkembang hingga menjadi buah jagung. Perkembangan itulah yang dapat diamati dari waktu ke waktu. Buah jagung akan siap dipanen ketika rambut jagung sudah berwarna kecokelatan dan bagian tongkolnya sudah mengering. Apabila buah jagung tersebut dikupas akan memperlihatkan biji jagung yang kekuningan. Bagian yang dimakan oleh manusia adalah biji jagung selalu tersedia sebagai bahan makanan manusia, maka petani jagung harus menanam kembali sebagian biji jagung dari hasil panen. Biji jagung yang tua dapat ditanam kembali. Dari sinilah akan dimulai lagi perkembangbiakan jagung. Tags bahasa indonesia, laporan investigasi Secara umum, metode penelitian merupakan langkah ilmiah untuk memperoleh data yang bertujuan serta memiliki fungsi ilmiah itu harus didasari dengan adanya sebuah ilmu pengetahuan untuk sebuah tujuan serta fungsi banyak sekali cara peneliti agar meraih kesimpulan pada sebuah fenomena penelitian. Ada yang menyajikannya dengan menggunakan data angka, atau mengutip teori hingga hal tersebut merupakan macam – macam cara kerja peneliti yang disebut sebagai metode Metode Penelitiana. Secara Umumb. Menurut Para AhliTujuan Metode Penelitiana. Tujuan Secara Umumb. Tujuan Secara Teoritis Basic Researchc. Tujuan Secara Praktis Applied ResearchPenelitian Menurut FungsinyaJenis – Jenis Metode PenelitianContoh Pemilihan Metodea. Secara UmumMetode penelitian merupakan suatu langkah yang dikerjakan oleh peneliti dalam rangka untuk mengumpulkan informasi maupun data sekaligus melakukan investigasi terhadap data yang sudah ini akan memberikan gambaran terkait rancangan penelitian yang mencangkup Prosedur & tahapan yang harus ditempuh, sumber data, waktu penelitian, serta menggunakan langkah apa data itu dapat diperoleh serta kemudian diolah dan Menurut Para Ahli1. Nasir“Cara utama yang dipakai peneliti guna mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan”.2. Winarno” Sebuah kegiatan ilmiah yang dikerjakan dengan menggunakan teknik yang teliti dan sistematik”.3. Muhiddin Sirat“Sebuah langkah memilih masalah dan penentuan judul penelitian”.4. Sugiyono“Langkah ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan dan fungsi tertentu”.Tujuan Metode PenelitianTujuan metode penelitian dibagi menjadi tiga bagian yang berbeda, diantaranya ialah sebagai berikuta. Tujuan Secara UmumBerikut tujuan dari metode penelitian secara umumUntuk mendapatkan pengetahuan atau suatu penemuan menguji atau membuktikan kebenaran dari pengetahuan yang telah mengembangkan pengetahuan yang telah Tujuan Secara Teoritis Basic ResearchTujuan penelitian secara teoritis yakni upaya yang dikerjakan guna mengetahui sebuah yang didapatkan dari jenis penelitian satu ini tidak bisa digunakan secara langsung / secara Tujuan Secara Praktis Applied ResearchTujuan penelitian praktis adalah mencari dan menemukan pengetahuan yang bisa digunakan secara langsung pada penuturan para ahli, adapun beberapa tujuan penelitian praktis yang lain, diantaranya seperti1. Tujuan EksploratifTujuan eksploratif yakni aktivitas penelitian yang dikerjakan bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum menemukan teori baru jika ekstrak mangga bisa menurunkan kadar kolesterol, yang mana sebelumnya belum ada teori penelitian yang menyatakan hal Tujuan VerifikatifTujuan verifikatif adalah aktivitas penelitian yang dikerjakan dengan tujuan guna membuktikan atau menguji kebenaran dari pengetahuan yang sudah ada yang membuktikan apakah benar mentimun bisa menurunkan tekanan darah manusia, yang mana sebelumnya sudah ada teori dari penelitian yang menyebutkan hal Tujuan PengembanganTujuan pengembangan merupakan aktivitas penelitian yang dikerjakan dengan tujuan untuk menggali atau mengembangkan penelitian yang telah ada tentang mentimun yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Teori itu sudah ada. Tetapi disini peneliti mengembangkan kembali penelitian itu dengan tujuan untuk menilai seberapa besar / efektifkah mentimun itu bisa menurunkan tekanan darah manusia dalam segi Menurut FungsinyaBerikut adalah beberapa jenis penelitian menurut kegunaan atau fungsinya, antara lain1. Penelitian Aksi / Action ResearchPenelitian aksi memiliki tujuan guna menyelesaikan masalah dengan cara mengerjakan serangkaian tindakan yang tindakan yang sudah lewat telaah teoritis sebelumnya secara nyata agar segera memperoleh solusi yang terbaik dalam masalah penelitian Penelitian EvaluasiPenelitian seperti ini memiliki tujuan untuk memberikan penilaian terhadap program tertentu, kegiatan dan kebijakan yang ditujukan guna mengintervensi Penelitian KebijakanPenelitian kebijakan merupakan suatu penelitian yang memiliki tujuan guna menentukan sebuah kebijakan berdasarkan data serta fakta yang terdapat di dari penelitian satu ini berwujud peraturan, surat keputusan, undang-undang, serta semua hal yang berkaitan atau mempunyai kekuatan Penelitian Murni / Penelitian DasarPenelitian murni memiliki tujuan guna mengembangkan teori serta tidak memperhatikan manfaat yang langsung bersifat penuturan dari Jujun S. Suriasumantri 1985, ia menyebutkan jika penelitian murni ini bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah Penelitian TerapanMenurut penuturan dari Jujun S. Suriasumantri 1985, ia menyebutkan jika penelitian terapan merupakan penelitian yang bertujuan guna memecahkan beragam masalah kehidupan terapan lebih bersifat praktis serta aplikatif sebab penelitian seperti ini bermula dari suatu permasalahan yang riil serta bukan permasalahan yang sifatnya Metode IlmiahJenis – Jenis Metode PenelitianMetode penelitian menurut sifat-sifat masalahnya terdiri sebagai berikut 1. Metode DeskriptifMetode satu ini berusaha untuk menggambarkan subjek atau objek secara apa adanya, dengan bertujuan menggambarkan secara fakta serta karakteristik objek yang diteliti secara deskriptif memerlukan tindakan yang teliti dalam setiap komponen penelitiannya supaya bisa menggambarkan subjek / objek yang diteliti mendekati Metode HistorisMetode historis membuat rekonstruksi pada kejadian masa lampau secara sistematis serta ini memberikan gambaran tentang kejadian masa lalu lalu dipakai untuk menjadi proses pembelajaran untuk masyarakat Metode PerkembanganMetode perkembangan memiliki tujuan untuk menyelidiki berbagai pola pertumbuhan atau perubahan pada Metode KorelasionalMetode ini memiliki tujuan dalam mengkaji tingkat keterkaitan antara variasi sebuah faktor dengan variasi faktor lain yang didasari koefisien Metode KasusMetode kasus bertujuan guna mempelajari secara komprehensif serta intensif mengenai kondisi sekarang dan interaksi lingkungan sebuah objek Metode EksperimentalMetode eksperimental memiliki tujuan guna menyelidiki adanya kemungkinan hubungan sebab akibat dengan cara mengerjakan kontrol atau Metode TindakanMetode tindakan bertujuan guna mengembangkan keterampilan baru / pendekatan baru serta diterapkan secara langsung dan dikaji Metode Kausal komparatifMetode satu ini berfungsi untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab akibat, dikerjakan dengan pengamatan pada data dari faktor yang diduga telah menjadi penyebab sebagai berdasarkan dengan pendekatan penelitian, teknik dan proses analisis data, maka metode penelitian terbagi lagi menjadi dua, yaitu kuantitatif dan kualitatif, yaitu9. Metode KualitatifMetode penelitian kualitatif memiliki fokus ke dalam pemahaman pada fenomena sosial yang berlangsung di satu ini memakai perspektif dari partisipan sebagai gambaran di dalam mendapatkan hasil penelitian. Contoh dari penelitian kualitatif yaitu Metode naratif, grounded, fenomenologi, etnografi, serta studi Metode KuantitatifMetode kuantitatif bersifat sistematis serta memakai model – model yang sifatnya kuantitatif bisa bersifat korelasi, deskriptif, serta asosiatif berdasarkan dengan hubungan kuantitatif deskriptif pada umumnya hanya mengukur tingkat sebuah variabel dalam populasi atau sampel. Sedangkan korelasi & asosiatif melihat hubungan antara dua variabel atau kuantitatif korelasi hanya menunjukkan suatu hubungan, asosiatif berupaya dalam mencari hubungan sebab-akibat antara variabel – variabel Pemilihan MetodeJudul Dampak Bencana Banjir pada Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan SelatanOleh Rosalina Kumalawati, Reni Yunida, Deasy Arisanty Pendidikan Geografi, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, JPG Jurnal Pendidikan GeografiMetode PenelitianMetode yang dipakai pada penelitian kali ini yaitu deskriptif penelitian kuantitatif bisa dijabarkan sebagai suatu metode penelitian yang didasarkan dengan filsafat positivisme, dipakai untuk meneliti dalam populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel yang pada umumnya dikerjakan secara random, pengumpulan data memakai instrument penelitian, analisis data yang sifatnya kuantitatif atau statistik dengan tujuan guna menguji hipotesis yang sudah ditetapkan Sugiyono, 2010.Sampel bentuk pengambilannya pada penelitian ini yaitu bentuk proporsional sampling, dengan menggunakan teknik Snowball yang didapatkan secara langsung dari informan lewat informan dalam penelitian kali ini memakai teknik snowball sampling dipilih supaya dapat memudahkan peneliti untuk menentukan sampel. Ibarat bola salju yang menggelinding yang lama – lama akan menjadi penentuan sampel, pertama – tama dipilih satu hingga dua orang, namun sebab dengan dua orang ini belum merasa lengkap pada data yang diberikan, maka peneliti mencari orang lain lagi yang dinilai lebih tahu serta bisa melengkapi data yang diberikan oleh dua orang sebelumnya. Begitu juga seterusnya, sehingga jumlah sampel semakin penelitian ini mengambil 364 kepala keluarga dari semua populasi yang berjumlah 1673 kepala keluarga di daerah bencana banjir di Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai dalam Tabel Isaac serta Micheal dalam Sugiyono, sebab pada Tabel Isaac serta Micheal tidak ada yang berjumlah 1673 kepala keluarga maka diambil jumlah yang mendekati yakni 1700 kepala keluarga sehingga diperoleh 364 kepala keluarga dengan taraf kesalahan 5% atau dengan tingkat kepercayaan 95% seluruh kepala keluarga di 4 Desa di Kecamatan Batu Benawa.

hasil penelitian merupakan upaya untuk membuktikan kebenaran